JANGAN PANIK DULU KALAU DIVONIS "INDUNG TELUR KECIL" (OVARIAN HYPOPLASIA) 🛑📉
Apa itu Indung Telur Kecil?
Bayangkan sebuah balon. Kalau balon itu tidak ditiup, bentuknya kecil dan keriput, kan? Tapi apakah balonnya rusak? BELUM TENTU. Dia cuma belum terisi udara.
Begitu juga dengan Indung Telur (Ovarium). Dia terlihat kecil di USG biasanya karena 2 hal:
Tidur (Dorman): Tidak ada sinyal hormon dari otak yang menyuruhnya membesar.
Kelaparan (Iskemik): Aliran darah yang membawa nutrisi ke sana tersumbat atau tidak lancar.
Logika Pengobatan Saya (Dr. Ujang Hermawan):
Kalau ada tanaman layu dan kerdil, apa yang kita lakukan? Dibuang? Tentu TIDAK.
Kita gemburkan tanahnya, kita siram air, dan kita kasih pupuk.
Itulah yang saya kerjakan lewat metode Refleksi & Herbal Medis:
1. MEMPERBAIKI "REMOTE CONTROL" (Saraf/Refleksi) 🧠⚡
Indung telur itu punya bos, namanya otak (Kelenjar Hipofisis). Kalau "kabel" sarafnya kotor atau korslet, perintah otak "Ayo Membesar!" tidak sampai ke indung telur.
Efek Refleksi: Saya tekan titik saraf (biasanya di jempol/kaki) untuk memperbaiki sinyal ini. Kalau pasien merasa kesemutan/nyetrum, Alhamdulillah! Itu tandanya koneksi "Online" lagi.
2. MEMBUKA KRAN AIR (Sirkulasi Darah) 🩸
Kenapa dia kecil? Karena "sungai" darah yang menuju ke rahim mampet.
Refleksi berfungsi membongkar sumbatan itu supaya darah segar yang kaya oksigen bisa membanjiri area panggul.
Logikanya: Kalau suplai darah lancar, indung telur dapat makan -> Sel-selnya "kenyang" -> Ukurannya membaik -> Sel telur bisa matang.
3. MEMBERI PUPUK TERBAIK (Herbal Medis) 🌿
Setelah jalannya dibuka, tubuh butuh bahan baku. Herbal racikan saya berfungsi sebagai "Super Food" (Antioksidan tinggi) untuk memperbaiki kualitas sel telur yang tersisa.
Biar sedikit, yang penting MATANG & BERKUALITAS.
PESAN UNTUK CALON IBU:
Vonis "Indung Telur Kecil" bukan akhir dunia. Itu adalah alarm tubuh yang bilang: "Tolong aku diperhatikan, tolong aku dikasih nutrisi."
Jangan buru-buru putus asa. Selama kita masih bernapas, sel-sel tubuh itu sifatnya Plastis (bisa berubah dan memperbaiki diri). Mari kita ikhtiarkan!
Salam Garis Dua,
Dr. Ujang Hermawan
(Dokter Umum, Praktisi Herbal & Refleksi)
0 Komentar